URGENSI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL: SEBUAH JAWABAN ATAS PROBLEMATIKA PLURALITAS

  • Gerson G
N/ACitations
Citations of this article
53Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Pluralitas atau kemajemukan merupakan sebuah situasi riil yang mesti diterima oleh semua masyarakat Indonesia yang dibangun atas dasar perdebedaan-perbedaan.Perbedaan-perbedaan itu pada suatu titik tertentu dapat menciptakan konflik. Oleh karena itu, diperlukan sebuah solusi atau pencegahannya yakni pendidikan multikultural, agar pluralitas atau kemajemukan dapat dipertahankan dan diterima sebagai sebuah aset atau kekayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.Tujuan adalah untuk mempertahnakan harmonisasi dan integrasi bangsa.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan mengacu pada teori Milles dan Huberman.Sehingga, hasil yang diperoleh bahwa pendidikan multikultural merupakan problem solving di tengah pluralitas atau kemajemukan, yang semakin mengarah kepada sesuatu yang negatif atau sikap fanatisme dalam berbagai aspek atau dimensi. Kesimpulannya adalah pluralitas atau kemajemukan merupakan fakta sosial yang mesti diterima secara sadar dan kritis agar terciptanya kondisi manusia Indonesia yang saling menghargai, saling menghormati, damai, aman, tertib, dan saling berbagi dalam rangka meningkatkan harkat dan martabat bangsa yang berdaulat, adil, makmur dan beradab. Kata Kunci: Pluralitas, konflik, dan pendidikan multikultural

Cite

CITATION STYLE

APA

Gerson, G. W. (2020). URGENSI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL: SEBUAH JAWABAN ATAS PROBLEMATIKA PLURALITAS. JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar), 4(2), 71–75. https://doi.org/10.36928/jipd.v4i2.354

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free