Investigasi keandalan heater dan cooler fasilitas simulasi sistem pasif-05 (FASSIP-05) berdasarkan hasil komisioning tahap pertama

  • Roswandi I
  • Gunawan H
  • Budiman A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kecelakaan PLTN Daiichi, Fukushima, Jepang pada tahun 2011 memberikan urgensi pengembangan sistem pendingin pasif reaktor nuklir, khususnya pada inovasi manajemen termal. Laboratorium telah melakukan pengkajian dan pengembangan sistem pendingin pasif dengan membangun beberapa fasilitas eksperimen dari skala kecil hingga besar, salah satunya yang terbaru adalah Untai Rektangular Bertekanan FASSIP-05. Sebelum digunakan, perlu dilakukan komisioning fasilitas untuk menentukan batasan operasi. Tujuan kajian ini dilakukan adalah untuk menentukan keandalan heater dan cooler. Metode dilakukan dengan menghidupkan heater pada daya maksimal 4000 W, kemudian dihentikan ketika mencapai set point pada 60oC, 70oC, 80oC, dan 90oC. Hasil komisioning menunjukkan bahwa heater mampu mencapai kondisi set point dengan baik, mengubah 26°C menjadi 90°C dalam 2282 detik dengan tingkat kepercayaan data (R2) sebesar 0,9965 dan overshot terendah 1,1% pada kondisi tunak. Kemampuan menjaga suhu set point selama 3 jam ditemukan sangat baik dengan rata-rata 60,16 °C, 70,10°C, 80,09 °C, dan 89,92°C. Hasil penyerapan kalor masih memerlukan adanya peningkatan, dengan nilai terendah mencapai 217,71 W (5,4%) dan tertinggi 465,56 W (11,64%) yang disebabkan besarnya rugi kalor. Keandalan cooler perlu ditingkatkan, di mana proses pendinginan tangki dari 27,26°C ke 16,69°C membutuhkan 4501 detik, dengan rata-rata kenaikan 0,0023°C/detik. Keandalan pengambilan panas pada kondisi tunak adalah 4,06°C dan daya penyerapan kalor tertinggi hanya 0,37 W.

Cite

CITATION STYLE

APA

Roswandi, I., Gunawan, H. A., Budiman, A. A., Adrian, H., Sanda, & Juarsa, M. (2023). Investigasi keandalan heater dan cooler fasilitas simulasi sistem pasif-05 (FASSIP-05) berdasarkan hasil komisioning tahap pertama. Jurnal Teknik Mesin Indonesia, 18(2), 15–20. https://doi.org/10.36289/jtmi.v18i2.495

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free