The Role of Traditional Elders in the Rancakalong Tourism Village in Preserving the Intangible Cultural Heritage of the Ngalaksa Traditional Ceremony

  • Rahma S
  • Khadijah U
  • Anwar R
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

The Ngalaksa traditional ceremony is a significant cultural practice in Rancakalong, Sumedang, West Java, serving as a vital medium for preserving intangible cultural heritage. While prior studies have explored the broader significance of such ceremonies, limited research has examined the specific roles and challenges faced by traditional elders in safeguarding these traditions amid modernization and globalization. This study addresses this gap by analyzing the multifaceted roles of traditional elders in the Rancakalong Tourism Village in preserving the intangible cultural heritage embodied within the Ngalaksa traditional ceremony. Employing a qualitative approach with a case study method, data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation. The findings highlight the critical roles of traditional elders as ceremonial leaders, guardians of cultural values, and, most importantly, key knowledge transmitters who bridge the past and present, ensuring the authentic transmission of traditions to younger generations. This study reveals that the elders’ efforts extend beyond ceremonial continuity; they also serve as a form of resistance against the homogenizing forces of modernization, playing a crucial role in maintaining cultural identity and local wisdom. The study concludes that supporting and empowering traditional elders is essential not only for preserving the Ngalaksa traditional ceremony but also for ensuring the continuity of cultural heritage amid evolving socio-cultural landscapes. These findings have implications for policy development aimed at strengthening community-based cultural preservation initiatives and promoting sustainable tourism practices that respect and value indigenous knowledge systems.Upacara Adat Ngalaksa merupakan praktik budaya yang signifikan di Rancakalong, Sumedang, Jawa Barat, yang berperan sebagai media penting dalam pelestarian warisan budaya takbenda. Meskipun penelitian sebelumnya telah mengeksplorasi signifikansi yang lebih luas dari upacara semacam ini, masih terbatas kajian yang meneliti peran spesifik dan tantangan yang dihadapi oleh tetua adat dalam menjaga tradisi ini di tengah modernisasi dan globalisasi. Studi ini mengisi kesenjangan tersebut dengan menganalisis peran multifaset tetua adat di Desa Wisata Rancakalong dalam melestarikan warisan budaya takbenda yang terwujud dalam Upacara Adat Ngalaksa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan penelitian ini menyoroti peran krusial tetua adat sebagai pemimpin upacara, penjaga nilai-nilai budaya, serta, yang paling penting, sebagai penghubung pengetahuan antara masa lalu dan masa kini guna memastikan transmisi tradisi yang autentik kepada generasi muda. Studi ini mengungkap bahwa upaya tetua adat tidak hanya sekadar menjaga keberlangsungan upacara, tetapi juga berfungsi sebagai bentuk perlawanan terhadap kekuatan homogenisasi modernisasi, sehingga memainkan peran penting dalam mempertahankan identitas budaya dan kearifan lokal. Studi ini menyimpulkan bahwa mendukung dan memberdayakan tetua adat sangatlah penting, tidak hanya untuk pelestarian Upacara Adat Ngalaksa, tetapi juga untuk memastikan kesinambungan warisan budaya di tengah lanskap sosial-budaya yang terus berkembang. Temuan ini memiliki implikasi bagi pengembangan kebijakan yang bertujuan memperkuat inisiatif pelestarian budaya berbasis komunitas serta mendorong praktik pariwisata berkelanjutan yang menghormati dan menghargai sistem pengetahuan masyarakat adat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahma, S. K., Khadijah, U. L. S., & Anwar, R. K. (2025). The Role of Traditional Elders in the Rancakalong Tourism Village in Preserving the Intangible Cultural Heritage of the Ngalaksa Traditional Ceremony. Society, 13(1), 58–71. https://doi.org/10.33019/society.v13i1.773

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free