Abstract
Pemahaman konsep merupakan kemampuan dasar untuk mempelajari ilmu matematika. Berdasarkan pengalaman peneliti mengajar mata kuliah Kalkulus Integral ditemukan bahwa pemahaman konsep integral mahasiswa masih rendah. Case-based Learning (CBL) dipilih sebagai alternatif solusi yang dapat mengatasi permasalahan rendahnya pemahaman konsep mahasiswa. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dengan menerapkan sintaks dari model CBL yaitu: (1) understanding the case, (2) study question, (3) group discussion and solving the case, dan (4) evaluating learning outcomes. Subjek penelitian ini adalah 22 mahasiswa program studi pendidikan matematika kelas 2B dari salah satu universitas swasta di kota Malang. Peningkatan pemahaman konsep mahasiswa dapat dilihat dari prestasi belajar mahasiswa. Data penelitian diperoleh melalui lembar observasi, lembar wawancaran dan hasil tes akhir siklus. Persentase rata-rata ketercapaian aktivitas dosen pada siklus 1 yaitu 85,4% dan meningkat menjadi 93,7% pada siklus kedua. Aktivitas mahasiswa juga meningkat dari 81,25% menjadi 89,5%. Hasil tes juga mengalami peningkatan ketuntasan yaitu 65% menjadi 85% dengan nilai rata-rata adalah 79,05. Respon positif mahasiswa terhadap model CBL juga meningkat dari 50% menjadi 83%. Berdasarkan hasil penelitian yang mengalami peningkatan dan telah memenuhi indikator keberhasilan, maka dapat disimpulkan bahwa model CBL dapat diterapkan untuk meningkatkan pemahaman konsep integral mahasiswa.
Cite
CITATION STYLE
Sari, F. K., & Khairunnisa, G. F. (2025). CASE-BASED LEARNING: IMPLEMENTASI TINDAKAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP INTEGRAL MAHASISWA. JIPMat, 10(1), 92–103. https://doi.org/10.26877/k61fkv91
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.