Abstract
Anjing dan manusia saling menguntungkan, namun Dinas Pertanian Kota Denpasar (2019) menyebutkan hanya 30% dari total populasi anjing di Denpasar yang dimiliki/dirawat dan sisanya merupakan anjing berstatus liar. Penulis ingin mengangkat masalah ini guna meningkatkan kualitas hidup anjing liar. Fasilitas Balai Konservasi Anjing Liar di Padang Galak Denpasar bertujuan untuk mengatasi masalah yaitu anjing yang tidak dimiliki atau yang hidup di jalanan. Namun perlu perencanaan dan perancangan yang tepat untuk memberikan fasilitas yang memadai dan dapat menampung civitasnya agar dapat diperlakukan sesuai dengan klasifikasinya.
Cite
CITATION STYLE
Komang Junida Aryadi, Putri, N. P. R. P. A., & I Wayan Runa. (2023). Strategi Pengelompokan Kandang Anjing Pada Pusat Konservasi Anjing Liar di Padang Galak, Denpasar. Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa, 11(1), 18–26. https://doi.org/10.22225/undagi.11.1.7107.18-26
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.