Abstract
Science learning also aims to develop 21st-century skills, particularly collaboration skills. However, in reality, students’ collaboration skills in Indonesia are still relatively low, as indicated by limited interaction, communication, and contribution during group work. To address this issue, an alternative solution is proposed through the implementation of the cooperative learning model Teams Games Tournament (TGT) supported by interactive learning media, namely the Bamboozle educational game, to enhance collaborative activities. This study aims to examine whether there are differences in students’ collaboration skills before and after the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by Baamboozle, as well as to analyze whether the TGT model with Baamboozle has an influence on collaboration skills in science learning among fourth-grade students at MIS NU Al-Utsmani. This research is a quantitative experimental study employing a Quasi-Experimental design in the form of a Non-Equivalent Control Group Design. The sample consisted of 55 students. Data collection techniques involved pre-test and post-test collaboration skills questionnaires. Based on the data analysis using the Independent Sample t-Test, the two-sided significance value obtained was 0.001, which means 0.001 < 0.05, indicating that there is a significant effect of implementing the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by Baamboozle on students’ collaboration skills. ABSTRAK Pembelajaran IPA juga bertujuan mengasah keterampilan abad ke-21, khususnya keterampilan kolaborasi. Namun, faktanya keterampilan kolaborasi peserta didik di Indonesia masih tergolong rendah, tampak dari minimnya interaksi, komunikasi, dan kontribusi dalam kerja kelompok. Untuk mengatasi permasalahan ini, diajukan alternatif solusi berupa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang memanfaatkan media pembelajaran interaktif untuk menunjang aktivitas kolaboratif yaitu game edukasi Baamboozle. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji adakah perbedaan keterampilan kolaborasi peserta didik sebelum dan sesudah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan bamboozle, serta menganalisis adakah pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan bamboozle terhadap keterampilan kolaborasi dalam pembelajaran IPA kelas IV MIS NU Al-Utsmani. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain Quasi Experimental berupa Nonquivalent Control Grup Design. Sampel penelitian berjumlah 55 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket keterampilan kolaborasi pre-test dan post-test. Berdasarkan pengolahan data yang didapatkan dengan menggunakan uji-t yaitu uji Independent Sample T-Test, dan diperoleh nilai signifikansi two-sided 0,001 yang berarti 0,001 < 0,05 yang mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan bamboozle terhadap keterampilan kolaborasi peserta.
Cite
CITATION STYLE
Maula, N. N., & Kusumawati, P. R. D. (2025). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN BAMBOOZLE TERHADAP KETERAMPILAN KOLABORASI PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS IV DI MIS NU AL-UTSMANI KABUPATEN PEKALONGAN. SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(4), 2031–2039. https://doi.org/10.51878/science.v5i4.6606
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.