Melihat Ke Depan: Tantangan Kontemporer Dalam Merangkai Pemahaman Orang Kristen Tentang Akhir Zaman

  • Hia S
  • Hutahaean H
N/ACitations
Citations of this article
81Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam sejarah gereja, rahasia akhir zaman yang dibahas dalam Alkitab telah menimbulkan banyak gejolak dan kontroversi dibandingkan ajaran lainnya, berbagai tafsiran muncul di setiap zaman sebagai respons terhadap fenomena tersebut. Meskipun pemahaman Kristen tentang akhir zaman telah ada selama ribuan tahun, tantangan kontemporer hadir dalam memahami topik ini. Salah satu tantangan kontemporer dalam merangkai pemahaman Kristen tentang akhir zaman adalah berkaitan dengan perubahan sosial dan teknologi yang sangat cepat. Pendekatan kualitatif merupakan Langkah yang digunakan dalam penulisan artikel ini dengan menggunakan buku atau jurnal yang sesuai dengan topik ini. Hasil analisis tersebut kemudian diuraikan secara deskriptif dan sistematis sesuai dengan konsep penulis. Di mana penulis akan menguraikan tantangan kontemporer seperti perkembangan teknologi, kemajuan ilmu pengetahuan, perubahan sosial dan lingkungan, dan pengaruh budaya dan politik dan di akhir pembahasan penulis menguraikan tentang pentingnya terhubung dengan Kitab Suci dan Kristus sebagai landasan bagi orang Kristen dalam memahami akhir zaman di era kontemporer ini. Hasil dari penelitian ini untuk memberikan pemahaman bagi orang Kristen bahwa dalam  menghadapi tantangan kontemporer dalam merangkai pemahaman tentang akhir zaman, perlu adanya pendekatan yang holistik dan multidisiplin. Teknologi, ilmu pengetahuan, dan perubahan sosial dan lingkungan, serta budaya dan politik harus diintegrasikan untuk memperdalam pemahaman tentang akhir zaman. Namun, penting bagi orang Kristen untuk tetap terhubung dengan Kitab Suci sebagai Firman Allah yang telah diilhamkan-Nya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hia, S., & Hutahaean, H. (2022). Melihat Ke Depan: Tantangan Kontemporer Dalam Merangkai Pemahaman Orang Kristen Tentang Akhir Zaman. Jurnal Teologi Cultivation, 6(2), 210–222. https://doi.org/10.46965/jtc.v6i2.2255

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free