Fabrikasi Papan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Penambahan Bahan Fluoresensi Fosfor

  • Husna R
  • Yana D
  • Kusmawati I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Serat bahan alam dapat dijadikan pengganti material komposit yang ramah lingkungan. Serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan salah satu serat alam hasil pengolahan industri kelapa sawit yang tersedia dalam jumlah yang besar. Pemfaatan serat TKKS sebagai papan serat yang inovatif belum banyak dikaji secara fisis. Penambahan zat aditif fluorosensi memberikan keunggulan produk kayu maupun papan serat agar memiliki nilai estetika yang tinggi. Tujuan penelitian ini memfabrikasi biokomposit papan serat inovatif berbasis serat TKKS dengan penambahan bahan fluoresensi fosfor. Papan serat difabrikasi dengan metode hand lay-up dan cold compaction. Komposisi utama papan serat terdiri atas serat TKKS, resin epoxy, dan 5 g bubuk posfor. Kandungan serat TKKS divariasikan mulai dari 76% sampai 86%. Hasil pengujian fisis menunjukkan nilai densitas papan serat berkisar 0,34 - 0,59 g/cm³ dan daya serap airnya 105,22 - 156,475%. Nilai kapasitas panas spesifik papan serat berikisar 0,34 - 2,2 J/g˚C dan konduktivitas termalnya 0,001-0,002 W/mK. Sementara, besar bending strength sebesar 1,30 – 6,42 Mpa yang relatif sebanding dengan papan serat bio-komposit. Penambahan fosfor berpengaruh terhadap sifat termal papan serat, sehingga cukup baik bila diaplikasikan sebagai bio-insulator yang memiliki fitur fluorosensi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Husna, R., Yana, D., Kusmawati, I., Aisah, N., Ginting, D., & Syahputra, R. F. (2023). Fabrikasi Papan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Penambahan Bahan Fluoresensi Fosfor. JMPM (Jurnal Material Dan Proses Manufaktur), 7(2), 176–185. https://doi.org/10.18196/jmpm.v7i2.19615

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free