Berliterasi: Cara Cerdas untuk Healing?

  • Yati
  • Asbari M
  • Santoso S
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perspektif Kang Maman dari Channel Youtube “Basa-Basi Tv”  yang berjudul “Literasi untuk healing”. Pada study ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan simak catat karena sumber data yang diperoleh dengan menyimak narasi lisan. Hasil studi ini menjelaskan tentang bagaimana pentingnya healing bagi sejumlah anak-anak muda di era sekarang ini. Healing itu harus dihadapi, Dari proses healing yang sering orang lain katakan ataupun yang sering kita dengar, arti proses healing bukan tentang menghindari masalah, tetapi menyelesaikan masalah. Healing itu tidak hanya sekedar berlibur, santai, ataupun berfoya-foya untuk kesenangan. Tetapi proses healing dapat dilakukan dengan jalan literasi, Healing untuk berliterasi dapat berguna bagi generasi muda zaman sekarang. Pada dasarnya healing untuk berliterasi dapat dilakukan dengan niatan yang berasal dari dirimu. Hal ini termasuk meyakini bahwa dirimu memang sudah berada di tahapan untuk lebih memperhatikan kesehatan mental dan juga fisik. Pentingnya healing dengan jalan literasi bisa berguna bagi generasi muda di jaman sekarang. Bahkan di Indonesia, kata literasi sudah lebih populer dibandingkan kemahirwacanaan, melek aksara, dan keberaksaraan. Bukan hanya sekedar kata, tapi literasi juga menjadi gerakan bagi pegiat pendidikan, baik informal dan juga nonformal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yati, Asbari, M., & Santoso, S. B. (2023). Berliterasi: Cara Cerdas untuk Healing? Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(01), 120–124. https://doi.org/10.70508/literaksi.v1i01.134

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free