ANTI-INFLAMMATORY EXCITIVITY TEST OF SINTRONG LEAF ETHANOL EXTRACT (Crassocephalum crepidiodes) ON MALE WHITE MICE

  • Sumitra J
  • Pasaribu E
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sintrong (Crassocephalum crepidioides) merupakan kelompok tanaman dengan batang lunak yang dipercaya bisa mengobati berbagai macam penyakit, seperti gangguan pencernaan, sakit kepala, sakit perut, mengobati luka, antelmetik, antiinflamasi, antidiabetes, dan antimalaria. Daun sintrong mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid yang diketahui memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antiiinflmasi ekstrak etanol daun sintrong (Crassocephalum crepidiodes) terhadap mencit putih jantan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu Natrium Diklofenak, kontrol negatif Na-Cmc 0,5 %, dan EEDS dosis 100, 200 dan 300 mg/kgBB. Data hasil penelitian dihitung persen radang dan persen inhibisi radang. Data dianalisis secara statistik menggunakan metode Anova dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EEDS 300 mg/kgBB memiliki inhibisi radang paling besar dibanding ekstrak 100 dan 200 mg/kgBB. Hasil uji one way Anova menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (P>0,05) antar kelompok perlakuan. Hasil uji Duncan menunjukkan kelompok yang memberikan efektivitas antiinflamasi terbaik adalah kontrol positif dan EEDS 300 mg/kgBB.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sumitra, J., & Pasaribu, E. N. R. (2022). ANTI-INFLAMMATORY EXCITIVITY TEST OF SINTRONG LEAF ETHANOL EXTRACT (Crassocephalum crepidiodes) ON MALE WHITE MICE. JURNAL FARMASIMED (JFM), 5(1), 52–56. https://doi.org/10.35451/jfm.v5i1.1279

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free