GAMBARAN TINGKAT KESUKAAN LANSIA DAN DAYA TERIMA MENU SAYURAN DI UPTD KESEJAHTERAAN SOSIAL LANJUT USIA DI KUPANG

  • Benu Y
  • Sembiring A
  • Nita M
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada lansia, hilangnya indera perasa membuat mengunyah makanan menjadi tidak nyaman atau menimbulkan masalah, sehingga menyebabkan kelesuan atau anoreksia, terutama pada makanan keras dan berserat tinggi seperti makanan nabati, hewani, atau daging. Penerimaan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain penampilan dan rasa makanan yang disajikan serta waktu penyajiannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kesukaan lansia dan daya terima menu sayuran di UPTD Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Di Kupang Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan berbasis survei untuk mengumpulkan informasi mengenai tingkat kesukaan lansia terhadap sayuran. Populasi adalah lansia yang berada di UPTD Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia di Kupang berjumlah 79 orang yang menggunakan teknik purposive sampling.Instrumen yang digunakan yaitu Kuesioner untuk mengukur tigkat kesukaan, timbangan dan Formulir Comstok untuk mengukur daya terima makanan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesukaan lansia terhadap menu sayuran yang dihidangkan menurut lansia yang mengatakan kurang puas terhadap rasa menu sayuran sebanyak 11 lansia (36.7%) dari 30 lansia, aroma menu sayuran sebanyak 15 lansia (50.0%) dari 30 lansia, tekstur menu sayuran sebanyak 13 lansia (43,3%) dari 30 lansia, dan warna menu saayuran sebanyak 15 lansia (50.0%) dari 30 lansia. Sedangkan daya terima lansia terhadap sayuran dari 30 responden terdapat 21 lansia (70,0%) memiliki daya terima yang baik.Xiii+51 halaman: gambar, tabel, lampiranLatar belakang: Pada lansia, hilangnya indera perasa membuat mengunyah makanan menjadi tidak nyaman atau menimbulkan masalah, sehingga menyebabkan kelesuan atau anoreksia, terutama pada makanan keras dan berserat tinggi seperti makanan nabati, hewani, atau daging. Penerimaan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain penampilan dan rasa makanan yang disajikan serta waktu penyajiannya. Tujuan penelitian : Untuk mengetahui gambaran tingkat kesukaan lansia dan daya terima menu sayuran di UPTD Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Di Kupang Metode penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan berbasis survei untuk mengumpulkan informasi mengenai tingkat kesukaan lansia terhadap sayuran. Populasi adalah lansia yang berada di UPTD Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia di Kupang. Kelompok lansia berjumlah 79 orang. Sampel adalah suatu bagian dari populasi yang akan dipilih untuk mewakili populasi tersebut. Cara pengambilan sampel dengan Pendekatan yang bertujuan diambil untuk memilih sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Kuesioner untuk mengukur tigkat kesukaan, timbangan dan Formulir Comstok untuk mengukur daya terima makanan. Hasil Penelitian : Tingkat kesukaan lansia terhadap menu sayuran yang dihidangkan menurut lansia yang mengatakan kurang puas terhadap rasa menu sayuran sebanyak 11 lansia (36.7%) dari 30 lansia, aroma menu sayuran sebanyak 15 lansia (50.0%) dari 30 lansia, tekstur menu sayuran sebanyak 13 lansia (43,3%) dari 30 lansia, dan warna menu saayuran sebanyak 15 lansia (50.0%) dari 30 lansia. Sedangkan daya terima lansia terhadap sayuran dari 30 responden terdapat 21 lansia (70,0%) memiliki daya terima yang baik. Kesimpulan : Sebagian besar tingkat kesukaan lansia terhadap rasa, aroma, tekstur, dan warna kurang puas. Kata Kunci : Tingkat Kesukaan, Daya Terima, LansiaKepustakaan : 18 Buku (2011- 023)

Cite

CITATION STYLE

APA

Benu, Y., Sembiring, A. C., & Nita, M. H. D. (2023). GAMBARAN TINGKAT KESUKAAN LANSIA DAN DAYA TERIMA MENU SAYURAN DI UPTD KESEJAHTERAAN SOSIAL LANJUT USIA DI KUPANG. Kupang Journal of Food and Nutrition Research, 4(2), 49–53. https://doi.org/10.31965/kjfnr.v4i2.1354

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free