Penerapan Fototerapi Untuk Mengatasi Ikterik Neonatus Pada Bayi

  • Murniati A
  • Kurniati F
  • Kusumasari R
N/ACitations
Citations of this article
221Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ikterik merupakan keadaan klinis pada bayi yang ditandai oleh warna kuning pada kulit dan sklera akibat akumulasi bilirubin tak terkonjugasi yang berlebih. Apabila hal ini tidak tertangani bisa mengakibatkan bayi tidak mampu menyusu, apnea, demam, gangguan kesadaran hingga koma, kadang-kadang mengalami kejang, dan berujung kepada kematian. Penanganan yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan kadar bilirubin pada bayi baru lahir salah satunya yaitu dengan fototerapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan fototerapi pada bayi ikterik dengan masalah keperawatan ikterik neonatus di Ruang Kunti RSUD Panembahan Senopati Bantul. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini melibatkan 1 responden sebagai subjek penelitian yang dipilih secara purposive sampling. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan terdapat penurunan kadar bilirubin pada subjek penelitian setelah dilakukan fototerapi yaitu dari 10,9 mg/dL menjadi 8,79 mg/dL. Setelah dilakukan tindakan keperawatan, masalah keperawatan ikterik neonatus dapat teratasi. Maka dapat disimpulkan bahwa fototerapi dapat menjadi intervensi dalam mengatasi masalah keperawatan ikterik neonatus.

Cite

CITATION STYLE

APA

Murniati, A., Kurniati, F. D., & Kusumasari, R. V. (2024). Penerapan Fototerapi Untuk Mengatasi Ikterik Neonatus Pada Bayi. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, 8(2), 47–52. https://doi.org/10.33655/mak.v8i2.187

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free