Variabel Kondisi Lingkungan pada Ekosistem Mangrove di Kota Kupang

  • Radja C
  • Toruan L
  • Kangkan A
N/ACitations
Citations of this article
96Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mangrove memiliki fungsi sebagai sumber produksi nutrien yang berguna untuk menyuburkan perairan. Pemanfaatan yang seringkali dilakukan oleh masyarakat sekitar hutan mangrove sebagai tempat wisata, menangkap ikan, dan juga sebagai area tambak garam akan mempengaruhi kualitas air pada ekosistem hutan mangrove. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel kondisi lingkungan di ekosistem mangrove pada pesisir Kota Kupang. Penelitian ini dilakukan pada enam stasiun di ekosistem mangrove pesisir Kota Kupang pada Bulan September sampai Bulan Oktober 2021. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling . Pengambilan sampel air dilakukan pada saat pasang dan surut. Sampling sedimen dilakukan dengan menggunakan botol berukuran 500 ml dan diletakan ke dalam plastik yang sudah diberi label. Hasil kajian menunjukkan variabel suhu berkisar 27-30 0 C, salinitas 29-33 0 / 00, pH 8,1-8,4, nitrat 0,0-0,65 mg/l, fosfat 0,02-0,58 mg/l, TSS 33-70 mg/l, fraksi sedimen pasir 82-99 %, kandungan organik 2,60-6,01 % kandungan karbonat 32,85-54,99 %. Parameter fosfat menunjukkan pada seluruh stasiun berada di atas ambang batas kualitas air untuk biota. Kata kunci : Kota Kupang, variabel, kondisi lingkungan, kualitas air

Cite

CITATION STYLE

APA

Radja, C. H., Toruan, L. N. L., & Kangkan, A. L. (2023). Variabel Kondisi Lingkungan pada Ekosistem Mangrove di Kota Kupang. JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP), 4(1), 19. https://doi.org/10.35726/jvip.v4i1.1740

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free