Kebutuhan Afiliasi Siswa

  • Puspita S
  • Ifdil I
  • S N
N/ACitations
Citations of this article
59Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan mengenai kebutuhan afiliasi siswa. Kebutuhan afiliasi merupakan kebutuhan akan hubungan baik dengan orang lain. Kebutuhan afiliasi sangat diperlukan dalam setiap diri individu, khususnya siswa. Siswa yang dalam masa perkembangan remaja sangat memerlukan kebutuhan afiliasi. Hal ini disebabkan karena salah satu tugas perkembangan remaja ialah membina hubungan yang baik dengan sesama jenis maupun berlawanan jenis. Hal ini tentunya  penting untuk diketahui dan dipenuhi oleh siswa. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan kebutuhan afiliasi siswa berdasarkan aspek: 1) mendekatkan diri, 2) bekerjasama, 3) membuat senang, 4) mencari afeksi, dan 5) tetap setia pada teman. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis deskriptif, dengan sampel 271 siswa. Instrumen yang digunakan ialah iventori kebutuhan afiliasi. Analisis data yang digunakan adalah teknik persentase. Hasil penelitian mengungkapkan, kebutuhan afiliasi siswa berdasarkan aspek mendekatkan diri, bekerjasama, membuat senang serta tetap setia pada teman sebagian siswa berada pada kategori sedang dan kebutuhan afiliasi siswa berdasarkan aspek mencari afeksi sebagian berada pada kategori tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa masih ada siswa yang belum terpenuhi kebutuhan afiliasinya. Untuk itu dibutuhkan peranan guru BK dalam membantu siswa dalam memenuhi kebutuhannnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Puspita, S., Ifdil, I., & S, N. (2018). Kebutuhan Afiliasi Siswa. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 6(3), 191–197. https://doi.org/10.29210/129100

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free