Abstract
Masyarakat buruh bangunan di Kelurahan Paccerakkang memiliki populasi baduta sangat tinggi, namun tumbuh kembang anak berjalan secara alami tanpa pemberian stimulasi yang dapat mendukung capaian pertumbuhan anak secara maksimal. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pendidikan dengan pendekatan Denver Development Screening Test (DDST) terhadap keterampilan ibu dalam stimulasi perkembangan baduta pada masyarakat buruh bangunan Kelurahan Pacerakkang Kota Makassar. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian eskperimen yang bersifat kuantitatif dengan jenis Quasy Eksperimental dengan pendekatan “Non-Equivalent Control Group Design”. Hasil penelitian menemukan perbedaan keterampilan ibu pada kelompok intervensi, sebelum pemberian pendidikan dengan pendekatan DDST melalui metode ceramah, pemutaran video, role play dengan nilai mean 13,06 dan sebelum intervensi 27,59. Sedangkan, hasil uji berpasangan didapatkan nilai p=0,000. Terdapat perbedaan keterampilan ibu pada kelompok kontrol sebelum dan sebelum pemberian pendidikan dengan pendekatan DDST dengan nilai mean sebelum intervensi 11,41, sebelum intervensi 16,06, dengan menggunakan uji berpasangan didapatkan nilai p=0,010. Pemberian pendidikan dengan pendekatan DDST pada kelompok intervensi melalui ceramah, pemutaran video dan role play lebih efektif dibandingkan kelompok kontrol yang hanya diberikan pendidikan dengan pendekatan DDST melalui ceramah dengan nilai = 0,000. Penelitian ini ditujukan kepada petugas kesehatan untuk melibatkan orang tua khususnya ibu yang memiliki baduta dalam meningkatkan keterampilan dalam merangsang perkembangan anak,
Cite
CITATION STYLE
Alim, A., Multazam, A. M., & Adam, A. (2022). Pengaruh Pendekatan Denver Development Screening Test dalam Pendidikan Stimulasi Perkembangan Baduta. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 653–663. https://doi.org/10.33096/woh.vi.85
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.