Abstract
Seiring berkembangnya zaman, dan perangkat gadget menjadi populer seperti saat ini, budaya dongeng Malin Kundang menjadi ketinggalan zaman dan membutuhkan inovasi namun tetap membawa nilai ajaran luhurnya, lalu menurut data UNESCO menyebutkan minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001%, yang berarti buku edukasi kurang diminati sehingga membutuhkan alternatif selain dari buku misalnya memanfaatkan gadget, untuk menginovasi dongeng Malin Kundang juga membuat alternatif belajar selain dari buku maka dibuatlah penelitian pembuatan permainan Malin Kundang : The Another Story berbasis android, metode penelitian yang digunakan yaitu Multimedia Development Lite Cycle. Permainan ini akan dibuat di Unity menjadi genre RPG dan diinstal diAndroid lalu diujikan ke 30 responden mendapatkan hasil 92,7% menjalankan permainannya dengan lancar, 94% tertarik dengan inovasi dongeng Malin Kundang dalam permainannya, 92,7% setuju permainannya membawakan pelajaran didalamnya, 90% berpendapat alur cerita dalam permainannya menyenangkan untuk dibaca dan dimainkan, 94,7% merasa permainannya mudah untuk dimainkan, secara keseluruhan mendapatkan hasil yang sangat baik.
Cite
CITATION STYLE
Krisnah Sholikhan, A., Ronny Makhfuddin Akbar, & Ardiantoro, L. (2023). MALIN KUNDANG: THE ANOTHER STORY - PENGEMBANGAN GAME EDUKASI ANDROID DENGAN CERITA INTERAKTIF. SEMINAR NASIONAL FAKULTAS TEKNIK, 2(1), 56–61. https://doi.org/10.36815/semastek.v2i1.115
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.