Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya peranan orang tua membimbing dan mendampingi anak menghafal Al-Qur’an sejak dini, per kalimat, dan per ayat. Rumusan masalah; bagaimanakah peran orang tua terhadap anak menghafal Al-Qur’an. Penelitian kualitatif deskriptif ini dilakukan terhadap 15 orang tua untuk mengetahui perannya bagi anak yang menghafal Al-Qur’an. Sumber data sekunder dan primer untuk menganalisa data yang dipakai adalah; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua mendidik anak mereka menghafal Al-Qur’an rata-rata di umur lima tahun, saat masuk usia Taman Kanak-Kanak (TK). Orang tua berpendapat pembelajaran menghafal Al-Qur’an sejak usia dini sangat dibutuhkan. Semua orang tua aktif membimbing anaknya mengaji di rumah, di lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan mesjid terdekat. Orang tua telah menjalankan perannya dengan baik membimbing dan mengarahkan anaknya menghafal Al-Qur’an, memberi contoh dan memberi perintah untuk mencontoh, memberi dorongan (motivator), memberi tugas dan tanggung jawab, memberi kesempatan mencoba, mengadakan pengawasan dan pengecekan kembali (recheck).
Cite
CITATION STYLE
Jamil, I. M., & Mariana, M. (2024). Peran Orang Tua Terhadap Anak dalam Menghafal Al-Qur’an. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 415–422. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i2.5533
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.