Peran Orang Tua Terhadap Anak dalam Menghafal Al-Qur’an

  • Jamil I
  • Mariana M
N/ACitations
Citations of this article
72Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya peranan orang tua membimbing dan mendampingi anak menghafal Al-Qur’an sejak dini, per kalimat, dan per ayat. Rumusan masalah; bagaimanakah peran orang tua terhadap anak menghafal Al-Qur’an. Penelitian kualitatif deskriptif ini dilakukan terhadap 15 orang tua untuk mengetahui perannya bagi anak yang menghafal Al-Qur’an. Sumber data sekunder dan primer untuk menganalisa data yang dipakai adalah; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua mendidik anak mereka menghafal Al-Qur’an rata-rata di umur lima tahun, saat masuk usia Taman Kanak-Kanak (TK). Orang tua berpendapat pembelajaran menghafal Al-Qur’an sejak usia dini sangat dibutuhkan. Semua orang tua aktif membimbing anaknya mengaji di rumah, di lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan mesjid terdekat. Orang tua telah menjalankan perannya dengan baik membimbing dan mengarahkan anaknya menghafal Al-Qur’an,  memberi contoh dan memberi perintah untuk mencontoh, memberi dorongan (motivator), memberi tugas dan tanggung jawab, memberi kesempatan mencoba, mengadakan pengawasan dan pengecekan kembali (recheck).

Cite

CITATION STYLE

APA

Jamil, I. M., & Mariana, M. (2024). Peran Orang Tua Terhadap Anak dalam Menghafal Al-Qur’an. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 415–422. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i2.5533

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free