Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi di Klinik BMCI Malang

  • Fitri A
  • Sekti B
  • Riyanti I
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya cenderung meningkat dari tahun ke tahun dan juga salah satu penyebab utama mortalitas dan morbiditas di Indonesia. Penyakit ini merupakan faktor resiko utama terjadinya stroke selain merokok dan riwayat penyakit jantung, sebanyak 70% dari pasien stroke memiliki hipertensi. Berdasarkan data dari dinas kesehatan Kota Malang menyebutkan bahwa hipertensi merupakan salah satu penyakit terbanyak dengan total mencapai 35.641 kasus. Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) memegang peranan penting dalam hal keberhasilan pengobatan penyakit ini karena tata laksana hipertensi pada umumnya dilakukan di FKTP. Hal tersebut dapat dihindari dengan meningkatkan kepatuhan minum obat anti hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien hipertensi yang terdaftar pada Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) di Klinik BMCI Malang. Metode deskriptif cross sectional digunakan pada penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner kepatuhan minum obat Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Penelitian ini menunjukkan bahwa 60% pasien hipertensi berada pada rentang usia 56-65, sebanyak 60% pasien hipertensi tersebut berjenis kelamin perempuan, dan sebanyak 64% dari pasien hipertensi tersebut memiliki tingkat pendidikan rendah. Dari masing-masing karakteristik responden tersebut, ≥ 50% memiliki tingkat kepatuhan sedang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fitri, A., Sekti, B. H., & Riyanti, I. (2023). Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi di Klinik BMCI Malang. PHARMADEMICA : Jurnal Kefarmasian Dan Gizi, 3(1), 29–36. https://doi.org/10.54445/pharmademica.v3i1.36

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free