Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Terhadap Sertifikat Hak Atas Tanah yang Belum Dilakukan Balik Nama Masih Atas Nama Penjual

  • Yasmine R
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Banyak kasus pembeli melakukan jual beli tanah secara di bawah tangan tanpa melaksanakan proses balik nama, yang dapat menyebabkan sengketa kepemilikan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi pembeli tanah yang sertifikatnya masih terdaftar atas nama penjual, serta untuk memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat meningkatkan kepastian hukum dalam transaksi jual beli tanah. Riset ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan mengumpulkan data sekunder dari buku, peraturan, dan dokumen hukum lainnya. Analisis dilakukan melalui penafsiran hukum gramatikal dan sistematis serta prosedur konstruksi analogis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengalihan sertifikat hak atas tanah yang masih terdaftar atas nama penjual harus mengikuti prosedur hukum yang berlaku. Pembeli dapat mengajukan permohonan untuk balik nama setelah membuat akta jual beli di depan petugas pembuat akta tanah. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman akan proses balik nama untuk menghindari sengketa. Selain itu, kasus pembeli yang menggugat penjual yang tidak dapat dihubungi menunjukkan perlunya perlindungan hukum yang lebih kuat bagi pembeli dalam transaksi tanah. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai perlindungan hukum bagi pembeli tanah dan pentingnya mengikuti prosedur yang berlaku untuk memastikan kepastian hukum dalam kepemilikan tanah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yasmine, R. A. (2025). Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Terhadap Sertifikat Hak Atas Tanah yang Belum Dilakukan Balik Nama Masih Atas Nama Penjual. Jurnal Sosial Teknologi, 5(3), 515–536. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i3.32011

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free