Respon Eksplan Batang (Caulis) Planlet Tanaman Duku (Lansium domesticum Corr.) Terhadap Pemberian Kinetin Pada Media Murashige Skoog Melalui Kultur Jaringan

  • YACHYA A
  • Nurokhman A
  • Rasinta N
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tanaman duku (Lansium domesticum Corr) merupakan tanaman yang banyak tersebar di wilayah tropis seperti di Indonesia. Salah satu tanaman di Indonesia yang terkenal  yaitu duku Komering.  Duku tersebut memiliki rasa yang sangat manis dengan terbuktinya peningkatan produksi setiap tahunnya. Sehingga perlu dilakukan budidaya duku melalui teknik kultur jaringan. Penggunaan teknik kultur jaringan mampu mengahasilkan duku bibit dalam jumlah yang banyak serta waktu yang singkat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon dari eksplan batang dari planlet. Penelitian dilakukan di ruang Kultur Jaringan, Laboratorium Terpadu Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang selama 49 Hari setelah induksi (HSI). Jenis penelitian yang digunakan berupa penelitian deskriptif kualitatif dan metode eksperimen dengan desain penelitian rancangan acak lengkap (RAL). Penelitian ini menggunakan beberapa konsentrasi kinetin yang bervariasi diantaranya 0 ppm , 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm dan 4 ppm. terhadap eksplan batang (caulis) dari planlet tanaman duku (Lansium domesticum Corr.) Hasil menunjukkan belum adanya respon pertumbuhan pemberian berbagai konsentrasi kinetin selama pengamatan.

Cite

CITATION STYLE

APA

YACHYA, A., Nurokhman, A., & Rasinta, N. (2024). Respon Eksplan Batang (Caulis) Planlet Tanaman Duku (Lansium domesticum Corr.) Terhadap Pemberian Kinetin Pada Media Murashige Skoog Melalui Kultur Jaringan. STIGMA: Jurnal Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa, 17(01), 19–25. https://doi.org/10.36456/stigma.17.01.8854.105-111

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free