Prediksi Curah Hujan Menggunakan Metode Average Based dan High Order Fuzzy Time Series di Bandar Udara Juanda

  • Rachmawati M
  • Anifah L
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Peramalan merupakan metode yang digunakan untuk memprediksi ketidakpastian di masa yang akan datang untuk mengambil sebuah keputusan. High Order Fuzzy Time Series merupakan konsep baru pengembangan dari logika Fuzzy yang dapat melakukan prediksi menggunakan data historis dengan membentuk nilai-nilai linguistik dan menghasilkan peramalan yang lebih akurat. Pada penelitian ini, peneliti akan membahas mengenai prediksi curah hujan menggunakan metode High Order Fuzzy Time Series yang dikembangkan oleh Cheng yang merupakan pengembangan dari Chen pada tahun 1996. Dalam fuzzy time series, penentuan panjang interval dilakukan pada awal proses. Dalam penelitian ini, panjang interval sangat berpengaruh dalam high order fuzzy time series dalam hasil prediksi. Untuk menghasilkan panjang interval yang efektif, maka peneliti menggunakan metode berbasis rata rata atau yang dikenal Average Based.  Berdasakan penelitian menggunakan metode tersebut, peneliti melakukan prediksi curah hujan bulan Januari 2019, Februari 2019, Maret 2019, dan April 2019 didapatkan nilai MAPE terkecil menggunakan orde satu adalah menggunakan data 5 tahun dengan hasil prediksi bulan Januari 2018 sebesar 4.38%, bulan Februari 2018 sebesar 4.32%, bulan Maret 2018 sebesar 4.30%, dan bulan April 2018 sebesar 4.25%. Sedangkan nilai MAPE terkecil menggunakan orde dua adalah menggunakan data 5 tahun dengan dengan hasil prediksi bulan Januari 2018 sebesar 3.94%, bulan Februari 2018 sebesar 3.87%, bulan Maret 2018 sebesar 3.81%, dan April 2018 sebesar 3.75%. Dan terakhir menggunakan orde tiga menghasilkan nilai MAPE terkecil dengan menggunakan data 2 tahun dengan hasil prediksi bulan Januari 2018 sebesar 4.00%, bulan Februari 2018 sebesar 3.82%, bulan Maret 2018 sebesar 3.66%, dan April 2018 sebesar 3.51%. Secara keseluruhan, prediksi curah hujan menggunakan FTS orde tinggi menghasilkan nilai error yang lebih kecil dibandingkan FTS biasa atau orde satu. Perhitungan menggunakan metode High Order Fuzzy Time Series dan Average Based sangat dipengaruhi oleh jumlah data yang yang digunakan dan jumlah interval dalam membagi data tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rachmawati, M. D., & Anifah, L. (2021). Prediksi Curah Hujan Menggunakan Metode Average Based dan High Order Fuzzy Time Series di Bandar Udara Juanda. Journal of Information Engineering and Educational Technology, 3(1), 11–15. https://doi.org/10.26740/jieet.v3n1.p11-15

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free