SEREH WANGI (CIMBOPOGON NARDUS L.) SEBAGAI SPRAY ANTI NYAMUK

  • Dea Andreani
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Demam Berdarah Dengue atau sering kita dengar dengan sebutan DBD. Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang ditularkan oleh gigitan nyamuk bernama Aedes aegypti. Penyakit ini masih menjadi salah satu isu kesehatan masyarakat di Indonesia, dan tingkat penyebarannya di Indonesia termasuk yang tertinggi di antara negara-negara Asia Tenggara. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) ini telah menyebar ke seluruh provinsi yang ada di Indonesia dan Kalimantan Timur Khususnya mengalami peningkatan angka dampak dari wabah DBD. Spray dari sereh wangi  adalah inovasi   yang berupaya untuk mencegah peningkatan kasus pada  kelurahan Batu Ampar. Di awali dengan penyuluhan tentang DBD. Manfaat Dapat memberikan informasi/ilmu baru kepada anak sekolah maupun masyarakat bahwa sereh wangi tidak hanya digunkan untuk kecantikan tapi biasa dimanfaatkan menjadi obat spray anti nyamuk. Metode Cuci bersih sereh wangi menggunakan air mengalir, Potong kecil-kecil sereh wangi sebanyak 80 gr/2 batang sereh ukuran besar, Lalu tambahkan air sebanyak 400 ml blender hingga halus, Saring menggunakan dan ambil sari dari sereh wangi, Campurkan sari sereh wangi dengan Alkohor perbandingan 3:1 homogenkan, Masukkan kedalam botol menggunakan pipet dan spray sereh wangi. Hasil Sosialisasi SREWATIK (Spray sereh wangi anti nyamuk) di Kelurahan Batu Ampar bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran masyarakat maupun anak sekolah  tentang alternative bahan alami yang bisa digunakan untuk anti nyamuk.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dea Andreani. (2024). SEREH WANGI (CIMBOPOGON NARDUS L.) SEBAGAI SPRAY ANTI NYAMUK. Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat, 2(3), 83–86. https://doi.org/10.69745/hawajppm.v2i3.74

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free