FENOMENA GERAKAN SEMPALAN ISLAM DI INDONESIA

  • Iryana W
N/ACitations
Citations of this article
56Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fenomena sekte menyimpang atau gerakan sempalan di kalangan umat Islam Indonesia akhir-akhir ini menjadi sangat populer dalam deretan aksi dan catatan-catatan yang menyertainya. Banyak yang melaporkan adanya sekte menyimpang yang mengajarkan doktrin yang menyimpang dari arus utama, atau sekte dan agama yang menjadi induknya. Yang muncul di permukaan, kebanyakan lahir dari Islam sebagai aliran orang tua, seperti Salat bilingually di Malang, sekte Ahmadiyah dan seseorang yang mengaku telah memiliki nabi terakhir atau kitab suci itu sendiri seperti di Brebes, Tangerang, Tulungagung, dll . Di Indonesia kesan negatif dari kelompok sempalan menjadi lebih kuat setelah kecenderungan gerakannya menjadi ancaman bagi stabilitas dan keamanan bangsa dan negara. Fakta terbaru tentang stigma ini dilihat dari kelompok Syi'ah dan Ahmadiyah di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat yang mengarah pada perilaku anarkis. Mau tidak mau pemerintah merasa perlu membatasi gerakan serpihan untuk mewujudkan keamanan di negara. Jurnal ini berusaha membuat tipologi kelompok-kelompok sempalan yang ada di kalangan umat Islam di Indonesia dan mengeksplorasi faktor-faktor yang menyebabkan munculnya gerakan-gerakan itu dengan berbagai lingkaran konsentrisnya

Cite

CITATION STYLE

APA

Iryana, W. (2018). FENOMENA GERAKAN SEMPALAN ISLAM DI INDONESIA. Tsaqofah Dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan Dan Sejarah Islam, 3(1), 49. https://doi.org/10.29300/ttjksi.v3i1.1553

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free