Abstract
Background: The Coronavirus mostly attacks people with low immune systems and can results in death. Adequate vitamin D can increase immunity. Most of the Indonesian population is deficient in vitamin D. Exposure to sunlight can increase vitamin D however inappropriate and long hours causes many health problems. Aim Of This Paper: is to determine the best sunbathing time to increase vitamin D in the prevention of Coronavirus Disease 2019 (covid-19). Discussion: Optimal sun exposure in various areas, influenced by environmental and human factors. Most of the Indonesian population needs 1 minimal erythemal dose (MED) which can be obtained by sunbathing at 11:00 a.m. to 14:00 p.m. for 37.5 – 64.5 minutes a day but is more risky causing health problems than before 10:00 a.m. According to Perdoski, sunbathe started from 9 to 10 a.m. for 15 minutes a day or until the skin turns pink, 2-3 times a week with at least 22.5 % area of the body exposed is sufficient and safer. Conclusion: sunbathing from 9:00-10:00 a.m., maximum 15 minutes or skin starts pink, 2-3 times a week is sufficient to increase vitamin D and prevent Covid-19. Wearing a hat and sunscreen is still recommended.Permasalahan: Coronavirus banyak menyerang orang-orang dengan sistem imun rendah bahkan mengakibatkan kematian. Vitamin D yang adekuat dapat meningkatkan imunitas. Sebagian besar penduduk Indonesia kekurangan vitamin D. Paparan sinar matahari dapat meningkatkan vitamin D namun jam yang tidak tepat dan terlalu lama banyak menimbulkan gangguan kesehatan. Tujuan Tulisan: ini untuk mengetahui waktu berjemur terbaik untuk meningkatkan vitamin D dalam pencegahan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Diskusi: Paparan sinar matahari yang optimal di berbagai daerah, dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan manusia. Sebagian besar penduduk Indonesia membutuhkan 1 MED yang dapat diperoleh dengan berjemur pada pukul 11.00-14.00 selama 37,5 sampai 64,5 menit sehari tetapi lebih berisiko menimbulkan gangguan kesehatan daripada sebelum jam 10 pagi. Berdasarkan Perdoski, berjemur dapat dimulai dari jam 9-10 pagi selama 15 menit sehari atau kulit mulai kemerahan, 2-3 kali seminggu, minimal 22,5% area tubuh terpapar, sudah cukup lebih aman. Kesimpulan: berjemur mulai jam 9-10 pagi, maksimal 15 menit atau sampai kulit mulai kemerahan, 2-3 kali seminggu cukup untuk meningkatkan vitamin D dan mencegah Covid-19. Pemakaian topi dan tabir surya tetap disarankan.
Cite
CITATION STYLE
Joewono, M. (2021). WAKTU BERJEMUR TERBAIK GUNA MENINGKATKAN VITAMIN D DALAM PENCEGAHAN CORONAVIRUS DISEASE 2019 (COVID-19). JURNAL MEDIA KESEHATAN, 14(1), 66–74. https://doi.org/10.33088/jmk.v14i1.622
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.