Penerapan Fuzzy C-Means untuk Deteksi Dini Kemampuan Penalaran Matematis

  • Sutoyo M
  • Sumpala A
N/ACitations
Citations of this article
106Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penalaran matematis (mathematical reasoning) merupakan suatu proses berpikir yang dilakukan dengan cara untuk menarik kesimpulan. Penerapan data mining dapat membantu menganalisa data yang diperoleh dari kondisi kemampuan penalaran matematis. Teknik data mining yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik clustering. Salah satu metode clustering adalah algoritma Fuzzy C-Means. Fuzzy C-Means memiliki tingkat akurasi yang tinggi dan waktu komputasi yang cepat. Uji validitas hasil clustering untuk deteksi dini kemampuan penalaran matematis dengan menggunakan perhitungan Partition Coeffecient (PC) diperoleh 0.840, ini berarti dapat dikatakan bahwa hasil clustering tergolong dalam kategori baik. Dari hasil perhitungan diperoleh 11 orang (25%) yang memiliki kemampuan penalaran matematis baik, sebanyak 25 orang (57%) memiliki kemampuan penalaran matematis cukup, dan sebanyak 8 (18%) orang memiliki kemampuan penalaran matematis yang kurang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sutoyo, Muh. N., & Sumpala, A. T. (2016). Penerapan Fuzzy C-Means untuk Deteksi Dini Kemampuan Penalaran Matematis. Scientific Journal of Informatics, 2(2), 129. https://doi.org/10.15294/sji.v2i2.5080

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free