Abstract
Tingginya permintaan akan lobster menjadikan peluang dan tantangan bagi pembudidaya. Dusun Telong-elong adalah salah satu situs lokasi pengembangan kegiatan budidaya lobster. Pakan yang digunakan pembudidaya beragam dan diperoleh dengan mudah karena pasokannya melimpah dengan harga terjangkau jika dibanding pakan pellet komersil. Hal tersebut berdampak terhadap kualitas lobster yang dihsailkan. Kegiatan pengabdian masyarakat dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan protein pada lobster pasir (P. homarus) yang dibudidayakan serta pengaruh pemberian jenis pakan terhadap pertumbuhan. Metode pendekatan yang dilakukan adalah deskriptif dengan metode pengumpulan data wawancara, observasi dan pengujian. Lobster pasir diberi pakan berbeda yaitu rucah segar, rucah asin dan bekicot, pengumpulan data dilakukan 3 kali setiap rentang waktu 2 minggu. Hasil penelitian menunjukkan lobster pasir yang diberi pakan rucah segar memiliki kandungan protein tertinggi (27,10 %), pakan rucah asin (25,78%) dan pakan bekicot (24,66%). Terdapat hubungan regresi linear positif dan kuat antara protein pakan dan protein pada daging lobster pasir (r2 =0,95). Lobster pasir yang diberi pakan rucah segar menghasilkan berat tertinggi SGR (2,54 gr/hari) dan Panjang tertingi SGR (0,82 mm/hari). Hubungan berat dan panjang lobster bersifat linear positif tetapi tidak terlalu kuat (r2 = 0,587) dan bersifat alometrik positif (pertumbuhan berat lebih cepat daripada pertumbuhan panjang). Pakan rucah segar menghasilkan protein pada daging dan pertumbuhan tertinggi. Disarankan untuk memanfaatkan ikan rucah segar yang berpengaruh secara signifikan terhadap mutu akhir dari produk budidaya dan pertumbuhannya, sehingga hasil dari kegiatan ini aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat pembudidaya lobster dalam menekan biaya pemeliharaan dan turut mendukung pengembangan kegiatan budidaya lobster berkelanjutan.
Cite
CITATION STYLE
Isriani, A., Liliyanti, M. A., & Kalih, L. A. T. T. W. S. (2022). ANALISIS KANDUNGAN PROTEIN PADA LOBSTER PASIR (PANULIRUS HOMARUS) YANG DIBUDIDAYAKAN DI DUSUN TELONG-ELONG KABUPATEN LOMBOK TIMUR. Jurnal Abdi Insani, 9(1), 178–187. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v9i1.477
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.