Abstract
Penerimaan Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) yang memiliki anggota keluarga yang terdiri dari anak usia 0-15 tahun (atau 15-18 tahun namun belum menyelesaikan pendidikan dasar) dan ibu hamil/nifas. Program Keluarga Harapan (PKH) memberikan bantuan tunai kepada RTSM dengan mewajibkan RTSM tersebut mengikuti persyaratan yang ditetapkan program, yaitu menyekolahkan anaknya disatuan pendidikan, dan melaksanakan kunjungan rutin ke fasilitas kesehatan bagi anak usia 0-6 tahun, ibu hamil dan ibu nifas. Adapun kriteria untuk mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah anak usia di bawah 6 tahun dan ibu hamil, anak usia SD/MI dan anak usia SMP/MTS. Untuk membantu menentukan dalam menetapkan seseorang yang layak menerima Program Keluarga Harapan(PKH) maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan. Dengan adanya Sistem Pendukung Keputusan (SPK) ini di harapkan agar proses pengambilan keputusan dapat meminimalisir terjadinya salah sasaran yang sering timbul dalam proses penyeleksian warga yang ingin mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Metode yang digunakan adalah metode Simple Additive Weighting (SAW). Kata Kunci : PKH, RTSM,SAW, dan SPK
Cite
CITATION STYLE
Pertiwi, I. P., Fedinandus, F., & Limantara, A. D. (2019). Sistem Pendukung Keputusan Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Menggunakan Metode Simple Additive Weighting. CAHAYAtech, 8(2), 182. https://doi.org/10.47047/ct.v8i2.46
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.