Hubungan antara Konsumsi Makanan Kariogenik dan Risiko Kejadian Karies Gigi pada Anak Usia Sekolah di Kabupaten Tangerang

  • Winahyu K
  • Turmuzi A
  • Hakim F
N/ACitations
Citations of this article
388Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Karies gigi pada anak usia sekolah merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi, tetapi kurang mendapat penanganan yang optimal. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya karies gigi, yaitu makanan kariogenik yang bersifat manis dan lengket. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui hubungan antara konsumsi makanan kariogenik dan risiko kejadian karies gigi pada anak usia sekolah. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 163 anak usia sekolah yang dipilih dengan teknik random sampling. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini, yaitu chisquare. Hasil menunjukkan bahwa tingkat konsumsi makanan kariogenik yang tinggi sebanyak 55,8% responden, sedangkan tingkat konsumsi makanan kariogenik rendah sebanyak 44,2% responden dan responden yang berisiko tinggi karies gigi sebanyak 76,7% responden, sedangkan responden yang berisiko rendah karies gigi sebanyak 23,3% responden. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara konsumsi makanan kariogenik dengen risiko kejadian karies gigi dengan nilai (p value < 0,05). Hasil penelitian menyarankan tenaga kesehatan untuk mencegah kejadian karies gigi dengan menurunkan tingkat konsumsi makanan kariogenik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Winahyu, K. M., Turmuzi, A., & Hakim, F. (2019). Hubungan antara Konsumsi Makanan Kariogenik dan Risiko Kejadian Karies Gigi pada Anak Usia Sekolah di Kabupaten Tangerang. Faletehan Health Journal, 6(1), 25–29. https://doi.org/10.33746/fhj.v6i1.52

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free