Abstract
Perkembangan artificial intelligence (AI) telah memberikan dampak signifikan terhadap industri kreatif, khususnya pada bidang desain grafis. Teknologi berbasis AI seperti DALL-E, Midjourney, dan Canva AI memungkinkan penciptaan visual secara instan hanya melalui instruksi teks, sehingga menimbulkan perdebatan mengenai relevansi peran desainer di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kehadiran AI memengaruhi praktik desain grafis melalui tiga variabel utama, yaitu relevansi, ancaman, dan adaptasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah lima artikel ilmiah yang diperoleh dari database Google Scholar dan Garuda dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI memiliki peran relevan sebagai alat bantu kreatif dalam mempercepat proses kerja dan membuka ruang eksplorasi ide. Namun, kehadirannya juga menimbulkan ancaman berupa otomatisasi pekerjaan, risiko plagiarisme, dan homogenitas visual. Oleh karena itu, desainer dituntut untuk beradaptasi dengan meningkatkan keterampilan konseptual, memanfaatkan AI secara kolaboratif, serta menjaga nilai etika dan orisinalitas.
Cite
CITATION STYLE
Lestari, P. (2026). Literature Review Artificial Intelligence dalam Desain Grafis: Relevansi, Ancaman, dan Adaptasi Peran Desainer. Serat Rupa: Journal of Design, 10(1), 83–94. https://doi.org/10.28932/srjd.v10i1.13072
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.