Abstract
Nanas merupakan potensi pertanian yang dihasilkan sangat melimpah tiap tahunnya di Dusun Puhrejo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Buah nanas hasil panen selain dijual dalam bentuk buah segar juga diolah menjadi sari nanas. Dari produksi sari nanas dihasilkan limbah ampas nanas yang belum dimanfaatkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang pengolahan limbah ampas nanas sebagai pengempuk daging sehingga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengolahan produk berbasis potensi daerah. Target capaian dalam program ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah ampas buah nanas, bertambahnya varian produk olahan buah nanas, serta meningkatnya keinginan masyarakat untuk berwirausaha produk olahan nanas. Metode yang digunakan yaitu melalui penyuluhan dan pelatihan kepada warga Dusun Puhrejo. Hasil kegiatan yaitu pengetahuan masyarakat tentang potensi nanas dan pengolahan limbah ampas nana meningkat, serta keinginan dan kesadaran masyarakat untuk mengolah nanas menjadi produk yang bervariasi meningkat. Hal tersebut juga mendorong masyarakat untuk membentuk kelompok usaha untuk mengembangkan produk olahan berbahan nanas sebagai produk UMKM dusun Puhrejo.
Cite
CITATION STYLE
Rosalina, R., Ramadani, A. H., & Ningrum, R. S. (2019). Pelatihan Pengolahan Limbah Ampas Nanas Sebagai Produk Pengempuk Daging. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 3(2), 309. https://doi.org/10.30595/jppm.v3i2.5176
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.