PERAN ORANG TUA DALAM MENANAMKAN TAUHID KEPADA ANAK SEJAK DINI DI ERA MILENIAL

  • Nurislamiah S
  • Setyawati A
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tauhid adalah meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang wajib disembah. Ketaatan bukan hanya sebagai bentuk pengakuan bahwa Tuhan adalah satu pencipta, tetapi tauhid harus berjalan dengan keyakinan manusia dalam menjalankan aktivitas kehidupan. Ada dua hal pokok dalam membudayakan tauhid yang harus kita ajarkan sejak dini kepada anak muslim, yaitu tauhid rububiyah dan ilahiyah. Kedua prinsip tauhid ini harus diajarkan bersama agar anak-anak sejak dini memiliki pemahaman dan dapat memahami tanggung jawab dan kewajiban tauhid ini. Oleh karena itu, sangat diperlukan penanaman tauhid pada manusia sejak dini, agar anak tumbuh dengan rasa cinta dan keikhlasan dalam mengenal Allah dan dalam menjalankan ibadah. Penelitian ini menunjukkan peran orang tua dalam menanamkan tauhid memilik perang yang penting, orang tua harus memahami betul tentang tauhid agar dapat menanamkan tauhid pada anaknya dengan penanaman yang sesuai dengan ajaran Islam. Cara yang bisa dilakukan orang tua bisa dimulai dari pengucapan kalimat tauhid kepada anak, keteladanan sikap, hafalan, pembiasaan, nasehat, pengawasan dan cara menyenangkan dalam mengenal Allah yang bisa dilakukan semua orang tua.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurislamiah, S., & Setyawati, A. (2023). PERAN ORANG TUA DALAM MENANAMKAN TAUHID KEPADA ANAK SEJAK DINI DI ERA MILENIAL. ISLAMIKA, 17(01), 19–30. https://doi.org/10.33592/islamika.v17i01.3645

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free