HUBUNGAN KESEPIAN TERHADAP TERJADINYA INTERNET ADDICTION PADA MAHASISWA KEDOKTERAN ANGKATAN 2018 UNIVERSITAS TARUMANAGARA JAKARTA BARAT

  • Yuliavita S
  • Chris A
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kesepian merupakan sebuah perasaan dimana seseorang tidak merasakan kepuasan dalam hubungan sosialnya yang disertai dengan gejala tekanan psikologis terkait dengan perasaan kehilangan, dan perasaan tidak puas ketika tidak mendapatkan apa yang diharapkan dalam suatu hubungan. Intensitas pelajaran dan kesibukan di fakultas kedokteran menyulitkan mahasiswa untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial sehingga mendorong mereka untuk menjadi internet addiction sebagai cara mengatasi kesepian yang dialaminya. Survei nasional 2019 pada remaja di Indonesia terdapat (9,6%) yang selalu merasa kesepian dalam satu tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara kesepian terhadap terjadinya internet addiction pada mahasiswa kedokteran. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik obeservasional dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode non-random sampling teknik consecutive sampling yang dilakukan dengan pengisian kuesioner UCLA-Loneliness scale untuk menilai kesepian  dan Internet Addiction Test (IAT) untuk menilai internet addiction. Responden merupakan mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2018 sebanyak 154 orang. Data yang diperoleh, terdapat 102(66,2%) responden kesepian tinggi dan 97(63%) responden positif internet addiction. Hasil analisis Chi-square menunjukkan hasil yang signifikan (P=0,001). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kesepian terhadap terjadinya kejadian internet addiction pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2018.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yuliavita, S., & Chris, A. (2022). HUBUNGAN KESEPIAN TERHADAP TERJADINYA INTERNET ADDICTION PADA MAHASISWA KEDOKTERAN ANGKATAN 2018 UNIVERSITAS TARUMANAGARA JAKARTA BARAT. Ebers Papyrus, 28(1), 67–73. https://doi.org/10.24912/ep.v28i1.19422

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free