Perancangan Film Dokumenter Motif Tenun Khas Jepara sebagai Media Edukasi

  • Rauf S
  • Happy H
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah merancang video dokumenter ekspositori Motif Tenun Jepara sebagai media edukasi, sekaligus mengingatkan pemerintah akan pentingnya menjaga warisan budaya lokal. Metodelogi dalam penelitian ini adalah observasi yang dilakukan di Rumah Kartini dan Omah Petrok di Jepara dengan lama observasi 2 semester, wawancara yang dilakukan untuk mendapatkan data secara langsung dari sumber, dan studi pustaka yang didapatkan dari hasil membaca buku dan artikel jurnal yang memiliki hubungan dengan teori dan objek kajian dasar dalam penelitian. Hasil penelitian ini Film Dokumenter yang sudah dibuat dan di screening sudah berjalan dengan baik. Dari penyampaiannya audience memahami isi dari film dokumenter dan jadi tahu kalua tenun Jepara masih belom mempunyai motif khas sendiri. Berdasarkan kuisioner secara keseluruhan menunjukkan hasil yang sangat baik. Maka dari itu Pembuatan Film Dokumenter pada motif tenun Jepara dapat diterima di kalangan remaja dan dewasa usia 15-45 tahun.The purpose of this study was to design a documentary video of Jepara's weaving motif as an educational media, while reminding the government would be important to maintain local cultural heritage. Methodology in this study was observations carried out at Kartini and Omah Petrok homes in Jepara with a length of observation 2 semesters, interviews made to get data directly from sources, and literature studies obtained from the results of reading books and journal articles that have relationships with theory and the object of basic studies in the study. The results of this study documentaries that have been made and in screening have been going well. From the delivery of the audience understood the contents of the documentary and so tofu Kalua Jepara weaving still had no own typical motives. Based on the overall questionnaire showed very good results. Therefore the manufacture of documentaries in Jepara weaving motifs can be accepted among teenagers and adults aged 15-45 years.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rauf, S., & Happy, H. R. D. (2021). Perancangan Film Dokumenter Motif Tenun Khas Jepara sebagai Media Edukasi. Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia, 4(2), 98–110. https://doi.org/10.32815/jeskovsia.v4i2.626

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free