Persepsi Pengguna Rokok Elektrik Laki-laki Usia 15 Tahun Keatas Terkait Penyakit Paru

  • Indriyawati D
  • Martha E
N/ACitations
Citations of this article
123Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Rokok elektrik digunakan untuk mengurangi rasa candu terhadap rokok tembakau dan menjadi peralihan untuk keluar dari kebiasaan merokok tembakau. Telah terjadi peningkatan merokok pada kelompok usia remaja, pelajar dan mahasiswa. Metode penelitian kualitatif, menggunakan data primer dengan pengumpulan data yaitu wawancara mendalam. Informan pengguna rokok elektrik yang berusia diatas 15 tahun dan sudah menggunakan rokok elektrik minimal 3 bulan. Analisis data menggunakan tematik analisis. Pandangan terhadap perilaku merokok bahwa mulai merokok karena pengaruh teman dan rasa penasaran. Adanya pengaruh dari lingkungan sosial, keluarga dan teman sebaya untuk merokok. Pandangan dan kesadaran dalam penggunaan rokok elektrik terhadap kesehatan informasi mengenai bahaya rokok elektrik didapatkan melalui internet, kemasan rokok, ataupun informasi dari teman. Keparahan penyakit paru yang dirasakan seperti batuk, sesak napas dan cepat lelah ketika berolahraga. Hambatan untuk berhenti merokok: masih merasa nyaman, murah, akses membeli mudah, tidak ada yang menyarankan untuk berhenti merokok, tidak mengetahui efek negatif dari rokok elektrik. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa dari 6 informan pengguna rokok elektrik yang terpilih persepsi atas bahayanya rokok elektrik terhadap kesehatan paru masih rendah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Indriyawati, D. T., & Martha, E. (2024). Persepsi Pengguna Rokok Elektrik Laki-laki Usia 15 Tahun Keatas Terkait Penyakit Paru. JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X, 16(1), 89–99. https://doi.org/10.35617/jfionline.v16i1.165

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free