Abstract
Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis dampak interferensi bahasa daerah dan bahasa asing terhadap penggunaan Bahasa Indonesia baku yang termanifestasi dalam kesalahan berbahasa pada papan nama dan iklan di Kecamatan Medan Maimun. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan kerangka Analisis Kesalahan Berbahasa (AKB) terhadap korpus data teks visual. Hasil analisis terhadap 14 temuan kesalahan pada tataran Fonologi/Ejaan, Semantik, dan Sintaksis menunjukkan bahwa seluruh penyimpangan disebabkan oleh tekanan linguistik dwi-arah. Pola kesalahan terbagi menjadi Interferensi Horizontal dari bahasa lisan/lokal (Batak & Melayu Medan) yang memicu singkatan non-baku dan ambiguitas semantik; serta Interferensi Vertikal dari bahasa asing (Inggris) yang memicu transfer leksikal dalam konteks komersial. Secara esensial, temuan ini menggarisbawahi adanya kerentanan normatif pada Bahasa Indonesia baku di ruang publik metropolitan. Simpulan ini menegaskan urgensi intervensi regulatif dan edukatif untuk memastikan konsistensi kaidah di tengah kompleksitas sosiolinguistik Kota Medan.
Cite
CITATION STYLE
Sitanggang Gusar, M. R., Sari Hutauruk, N., Samosir, E., & Nainggolan, A. (2026). Dampak Interferensi Bahasa Daerah dan Asing pada Penggunaan Bahasa Indonesia Baku: Analisis Kesalahan Berbahasa pada Papan Nama di Medan Maimun. Boraspati Journal: Journal of Bilingualism, Organization, Research, Articles, Studies in Pedagogy, Anthropology, Theory, and Indigenous Cultures, 2(1), 225–242. https://doi.org/10.64674/boraspatijournal.v2i3.23
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.