Abstract
Akselerasi Kabupaten Bantul dalam usaha mencapai Kabupaten Layak Anak salah satunya dilaksanakan melalui Gerakan Cinta Anak Bantul (Creating and collaborating attempt for “anak-anak Bantul”). Kebijakan ini oleh pemerintah Kabupaten Bantul diidentifikasikan sebagai Sistem Informasi Manajemen Data, Proses Kinerja, Media Evaluasi dan Hasil Kinerja Percepatan Kabupaten Bantul Layak Anak yang melibatkan multisektor. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menggambarkan proses kolaborasi antar aktor/pihak dalam implementasi Gerakan Cinta Anak Bantul. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif-kualitatif dengan pengumpulan data melalui participant observation untuk akurasi hasil observasi terhadap pihak tertentu divalidasi dengan hasil observasi dan wawancara pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan Program Bantul Layak Anak selama ini terkendala oleh beberapa hal, baik secara mikro (pelaporan) maupun makro (pelaksanaan), 2) Proses kolaborasi antar aktor dalam pengembangan Gerakan Cinta Anak Bantul dilakukan dalam bentuk pendelegasian, kerjasama, komunikasi, konsultasi, dan jejaring, 3) Pelaksanaan inovasi Gerakan Cinta Anak Bantul melalui beberapa tahap, yaitu analisis program, pemetaan kebutuhan, distribusi, koordinasi, input, asesmen, pemeringkatan, dan pelaporan, 4) Adanya Sistem Cinta Anak Bantul pada tahun 2022 telah mengantar Kabupaten Bantul naik peringkat Nindya dan pada tahun 2023 naik peringkat Utama
Cite
CITATION STYLE
Andreas Deddy Eko Nugroho. (2023). COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM GERAKAN CINTA ANAK BANTUL UNTUK MENUJU KABUPATEN BANTUL LAYAK ANAK. Jurnal Riset Daerah, 23(3). https://doi.org/10.64730/jrdbantul.v23i3.104
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.