MAKNA RADIKALISME DALAM LINGKARAN FRAMING MEDIAMORFOSIS, POLITIS, DAN IDEOLOGIS

  • Prayogo M
  • Panuju R
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Radikalisme menjadi salah satu isu atau masalah yang sering dihadapi oleh pemerintahan Indonesia di era kepemimpinan Presiden Jokowi dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa kelompok islam yang di anggap memiliki pemahaman yang bersifat kontradiksi dengan sistem kenegaraan saat ini menjadi alasan utama pemerintah untuk memberantas segala bentuk radikalisme yang ada. Permasalahan tersebut semakin kompleks ketika dalam kontestasi politik di tingkat daerah sampai tingkat nasional para partai penguasa pemerintahan selalu bersaing dengan partai-partai oposisi yang basis massanya juga berasal dari klompok yang dianggap berpaham radikalisme. Disisi lain, aktivitas media yang memuat berita tentang radikalisme memiliki pola yang sangat terstruktur untuk menggambarkan pemaknaan bahwa radikalisme sangat berbahaya dan sangat mengancam sehingga masalah tersebut menjadi penting untuk di kaji dalam perspektif ilmu komunikasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prayogo, M. D., & Panuju, R. (2021). MAKNA RADIKALISME DALAM LINGKARAN FRAMING MEDIAMORFOSIS, POLITIS, DAN IDEOLOGIS. RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818), 1(01), 17–29. https://doi.org/10.69957/relasi.v1i01.45

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free