Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kritik diri pada mahasiswa, dalam hal ini seseorang akan menilai bagaimana orang berhubungan dengan diri mereka sendiri dalam situasi kegagalan dan kehilangan status pribadi dan sosial. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei melalui pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 186 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik accidental sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan instrument penelitian yaitu The Form Of Self-Criticizing/Attacking & Self Reassuring Scale (FSRCS) yang dikembangkan oleh Gilbert yang sudah di adaptasi dan di sebarkan melalui Google Form. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa gambaran terhadap tiga aspek kritik diri mahasiswa S1 Universitas Negeri Jakarta terhadap 186 responden angkatan 2018-2021 berada dalam kategori sedang yaitu pada aspek inadequate self sebanyak 116 orang atau 62%, aspek reassured self sebanyak 134 orang atau 72% dan aspek hated self sebanyak 154 orang atau 83%. Sedangkan rata-rata skor secara keseluruhan dilihat dari masing-masing aspek 186 mahasiswa S1 Universitas Negeri Jakarta angkatan 2018-2021 berada pada aspek inadequate self dengan skor 23,1 yaitu mahasiswa merasa dirinya tidak memadai ketika menghadapi suatu kegagalan atau kemunduran yang di alaminya. Disarankan untuk penelitian berikutnya perlu dikembangkan variabel atau intervensi moderator yang lain, sehingga nantinya dapat membantu mahasiswa dalam meminimalisir kritik diri yang ada pada dirinya.
Cite
CITATION STYLE
Ramadani, D., Wahyuni, E., & Hidayat, D. R. (2022). Gambaran Kritik Diri (Self-Criticism) Pada Mahasiswa. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 10(1), 185. https://doi.org/10.29210/176700
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.