Efek Antihiperkolesterolemia Seduhan Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) Terhadap Kolesterol Darah Tikus Model

  • Siauta D
  • Pentury K
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kadar kolestrol yang tinggi dalam darah dapat memicu munculnya berbagai penyakit sehingga perlu dilakukan treatmen penurunan kolesterol darah dengan menggunakan obat-obatan medis maupun herbal tubuhnya. Salah satu tanaman herbal yang diduga mampu menurunkan kadar kolesterol darah adalah tanaman cengkeh karena mengandung senyawa fitokimia seperti minyak atsiri, flavonoid, tannin, saponin, eugenol, polifenol. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek seduhan daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.). terhadap penurunan kolesterol darah. Penelitian ini menggunakan Tikus Rattus norvegicus sebanyak 12 ekor yang dibagi dalam 4 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif yaitu kelompok diberi lemak 2g/ekor/hari selama 7 hari, kelompok 0.09 yaitu kelompok yang diberi lemak 2g/ekor/hari selama 7 hari kemudian diberi seduhan daun cengkeh 0.09g/ekor/hari selama 14 hari dan kelompok 0.18 yaitu kelompok yang diberi lemak 2g/ekor/hari selama 7 hari kemudian diberi seduhan daun cengkeh 0.09g/ekor/hari selama 14 hari. Tiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati adalah kadar kolesterol darah. Data yang didapat, dianalisis menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian seduhan daun cengkeh 0.09g/ekor/hari belum mampu menurunkan kadar kolesterol sedangkan 0.18g/ekor/hari selama 14 hari mampu menurunkan kolesterol darah tikus.

Cite

CITATION STYLE

APA

Siauta, D., & Pentury, K. (2021). Efek Antihiperkolesterolemia Seduhan Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) Terhadap Kolesterol Darah Tikus Model. Kalwedo Sains (KASA), 2(1), 48–52. https://doi.org/10.30598/kasav2i1p48-52

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free