Natura Dan Kenikmatan Sebelum Dan Sesudah Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan

  • Firmansyah R
  • Wijaya S
N/ACitations
Citations of this article
211Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perubahan regulasi terkait deductibility natura dan/atau kenikmatan pada UU HPP tentunya akan mengubah paradigma perpajakan terhadap objek tersebut. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengetahui urgensi perubahan regulasi, perbandingannya dengan regulasi di Amerika Serikat, Tiongkok, dan Singapura, serta proyeksi implementasi regulasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara serta studi kepustakaan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa urgensi penetapan regulasi ini adalah penyesuaian pada matching priniciple, menutup celah tax avoidance, optimalisasi penerimaan pajak penghasilan, serta mengurangi imbalance serta inequality. Kemudian apabila dibandingkan dengan negara lain, aturan deductibility natura dan kenikmatan di Indonesia secara umum sudah selaras namun belum memiliki ketentuan yang lebih spesifik terkait beberapa jenis natura dan kenikmatan tertentu. Lebih dari itu, regulasi ini diproyeksikan bisa meningkatkan penerimaan pajak yang dibarengi dengan munculnya tantangan dari segi valuasi dan tax planning.

Cite

CITATION STYLE

APA

Firmansyah, R. A., & Wijaya, S. (2022). Natura Dan Kenikmatan Sebelum Dan Sesudah Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Jurnal Pajak Dan Keuangan Negara (PKN), 3(2), 343–359. https://doi.org/10.31092/jpkn.v3i2.1645

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free