Classification of Blighted Ovum Factors in Pregnant Women Using PSO-Based Naïve Bayes

  • Sulistyo F
  • Palupi E
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Klasifikasi Faktor Blighted Ovum atau janin tidak berkembang dilakukan mengingat kasus Blighted Ovum banyak terjadi pada ibu hamil. Blighted Ovum merupakan 60% dari penyebab keguguran, di Indonesia ditemukan 37% dari setiap 100 kehamilan. Klasifikasi menggunakan Naïve Bayes berbasis Particle Swarm Optimization (PSO) yang hanya membutuhkan data training yang kecil untuk menentukan estimasi parameter yang diperlukan dalam proses pengklasifikasian dan penggunaan Particle Swarm Optimization dapat meningkatkan nilai akurasi serta memecahkan masalah optimasi. Dengan proses pemilihan data variable dan data attribute untuk membuat kuisioner sebagai metode pengambilan data. Hasil klasifikasi blighted ovum pada wanita hamil menggunakan algoritma Naïve Bayes dengan framework Rapid Miner mendapatkan nilai akurasi sebesar 71,56% dengan Area Under Curve (AUC) 0,674 termasuk dalam kategori klasifikasi yang baik. Setelah menggunakan optimasi PSO nilai akurasi naik menjadi 79,82% dengan Area Under Curve 0,764 termasuk kategori klasifikasi yang baik. Naïve bayes merupakan metode yang cocok untuk klasifikasi, dan PSO bisa membuat nilai akurasi dan AUC lebih baik lagi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sulistyo, F. P., & Palupi, E. S. (2023). Classification of Blighted Ovum Factors in Pregnant Women Using PSO-Based Naïve Bayes. Jurnal Riset Informatika, 5(3), 431–438. https://doi.org/10.34288/jri.v5i3.554

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free