Menelaah Sisi Politiko-Historis Shalawat Badar : Dimensi Politik dalam Sastra Lisan Pesantren

  • Mashad D
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

AbstrakShalawat Badar merupakan satu wujud dari sastra lisan pesantren.  Namun,  berbeda dari berbagai sastra lisan pesantren lain  yang umumnya hanya merupakan ekspresi  seni (estetis dan hiburan) kaum santri,  yang dimanfaatkan sebagai sosialisasi nilai dan ajaran Islam,  Shalawat Badar ternyata memperlihatkan karakateristiknya yang beda, yakni  tampil kental dengan  nuansa politik. Shalawat ini acapkali dijadikan sarana mobilisasi kaum santri dalam  berbagai kontestasi politik.  Realitas ini menjadi bukti bahwa entitas Shalawat Badar kenyataannya merupakan manifestasi dari relasi antara sastra – agama -  politik. Naskah ini dimaksud untuk melakukan rekonstruksi historis tetang konteks politik ketika Shalawat Badar lahir,  menelusuri akar  penyebab shalawat ini menjadi kental dengan nuansa politik,  serta alasan di balik  realitas politik bahwa Shalawat ini akhirnya menjadi dipakai sebagai sarana mobilisasi kaum santri. Kata Kunci: Shalawat Badar, Pesantren, Sastra Lisan, Kontestasi Politik

Cite

CITATION STYLE

APA

Mashad, D. (2019). Menelaah Sisi Politiko-Historis Shalawat Badar : Dimensi Politik dalam Sastra Lisan Pesantren. Jurnal Penelitian Politik, 16(1), 83. https://doi.org/10.14203/jpp.v16i1.784

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free