Nilai Pendidikan Pada Prosesi Tradisi Mandi Safar Masyarakat Banjar di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur

  • Muzakir F
  • Malisi A
  • Rahmad R
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Abstrak: Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah lapangan (field research), dengan metode kualitatif deskriptif menggunakan pendekatan Ethnografi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui prosesi serta nilai pendidikan pada tradisi mandi Safar. Adapun subjek penelitian adalah masyarakat Banjar di Kota Sampit, Kotawaringin Timur. Data dalam penelitian ini meliputi (1) Nilai pendidikan religius, (2) Nilai pendidikan moral, (3) Nilai pendidikan sosial. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tradisi mandi Safar dalam pelaksanaannya memiliki proses yaitu: (1) Mempersiapkan daun Sawang, (2) Merajah daun Sawang, (3) Membaca niat mandi, (4) Mandi di sungai Mentaya, (5) Do

Cite

CITATION STYLE

APA

Muzakir, F., Malisi, A. S., & Rahmad, R. (2021). Nilai Pendidikan Pada Prosesi Tradisi Mandi Safar Masyarakat Banjar di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur. Muallimun: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Keguruan, 1(1), 27–36. https://doi.org/10.23971/muallimun.v1i1.3203

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free