Abstract
Beras salah satu komoditas pangan strategis di Indonesia. Tidak berimbang permintaan dan penawaran pangan dapat menimbulkan gejolak ekonomi dan sosial. Covid-19 menyebabkan terganggunya sistem pangan dunia dengan penutupan sejumlah wilayah dan distribusi serta pergerakan rantai perdagangan pangan terhambat. Pandemi Covid-19 ini tidak hanya merusak kesehatan tetapi juga berdampak pada stabilitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi volatilitas harga beras Indonesia sebelum dan saat pandemi Covid-19. Data yang digunakan menggunakan data sekunder time-series bulanan. Dimulai sejak Januari 2010 hingga Februari 2021. Metode Vector Error Correction Model (VECM) digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi volatilitas harga beras Indonesia dalam jangka panjang yaitu harga minyak dunia, produksi beras, harga beras dunia dan nilai tukar rupiah. Sedangkan dalam jangka pendek adalah perubahan volatilitas harga beras pada periode sebelumnya, perubahan harga beras, perubahan harga minyak dunia, perubahan nilai tukar dan pandemi Covid-19.
Cite
CITATION STYLE
Jojo, J., Feriansyah, F., & Frasipa, A. (2023). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Volatilitas Harga Beras Masa Pandemi Covid-19 di Indonesia. Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.35706/agrimanex.v4i1.8924
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.