LAKNAT DALAM AL-QURAN

  • Rahmat Nurdin
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini menelusiri bagaimana pengungkapan kata laknat dalam al-Qur’an melalui metode penafsiran tematik. Berdasarkan hasil akhirnya menunjukkan bahwa, pada hakikatnya laknat berarti menjauhkan dan mengusir, yakni orang-orang yang dilaknat Allah swt. akan dijauhkan dari segala kebaikan dan rahmat-Nya (kalau dari Allah sebagai subjek). Sedangkan kalau dari ciptaan dalam hal ini manusia, laknat berarti cacian, makian (sikap) dan kata-kata atau do’a yang dapat mengakibatkan kesusahan, bencana terhadap orang lain. Selanjutnya bentuk-bentuk pengungkapan kata-kata laknat dalam al-Qur’an terungkap sebanyak 41 kali dalam berbagai derivasinya dan faktor-faktor terjadinya laknat diantaranya adalah karena kesombongan, kekufuran, kemunafikan, kezaliman, keretakan hubungan, fitnah dan kedengkian.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahmat Nurdin. (2019). LAKNAT DALAM AL-QURAN. PAPPASANG, 1(1), 24–43. https://doi.org/10.46870/jiat.v1i1.58

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free