Analisa Tulangan pada Blok Angkur Jembatan Gantung dengan menggunakan Ansys

  • Fischer I
  • Tarigan J
  • Bangun E
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kekuatan struktur blok angkur pada jembatan gantung sangat bergantung pada berat sendirinya untuk mampu memikul beban tarik kabel backstay. Oleh karena itu diperlukan dimensi yang cukup besar untuk menahan gaya tarik tersebut. Beton memiliki kuat tekan yang baik namun kurang memiliki kuat tarik yang baik, kuat tarik beton hanya sekitar 10%-15% dari kuat tekannya. Oleh karena itu pada perencanaan blok angkur diperlukan blok angkur yang terbuat dari baja yang memiliki tegangan leleh dan tegangan fraktur yang cukup tinggi dan ditanam pada blok beton angkur untuk menahan gaya tarik sebelum tegangan tarik ditransfer pada blok beton. Pada tulisan ini digunakan baja profil H 300.300.10.15 sebagai angkur baja yang tertanam pada blok beton. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan nilai tegangan yang terjadi pada blok angkur dengan menggunakan bantuan program Ansys, memperoleh jarak penulangan yang sesuai pada daerah tarik maksimum (daerah kritikal), dan memperoleh gambaran secara grafis pengaruh geometri struktur angkur akibat beban tarik dari kabel backstay. Penelitian ini dilakukan dengan kajian numerik menggunakan bantuan program SAP 2000 untuk menghitung gaya – gaya dalam pada keseluruhan struktur jembatan gantung, kemudian menggunakan bantuan analisa program Ansys untuk memperoleh tegangan tarik yang terjadi pada blok angkur yang dimodelkan juga pada Ansys dengan boundary condition yang mendekati kondisi yang ada pada lapangan. Hasil analisa Ansys menunjukkan tegangan tarik maksimum terjadi pada baja profil H 300.300.10.15 sebesar 73,27 MPa dan tegangan tarik maksimum pada beton adalah 1,26 MPa. Nilai 1,26 MPa ini masih dalam batas yang aman karena tegangan tarik ini masih dibawah tegangan tarik izin betonnya sebesar 2,23 MPa. Dari hasil analisa empiris diperoleh jarak maksimum tulangan pada daerah kritikal adalah 150 mm, dan pada daerah non kritikal diperoleh 250 mm.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fischer, I. J., Tarigan, J., & Bangun, E. P. (2022). Analisa Tulangan pada Blok Angkur Jembatan Gantung dengan menggunakan Ansys. Jurnal Syntax Transformation, 3(12), 1552–1570. https://doi.org/10.46799/jst.v3i12.651

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free