ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA BIAYA SUMBANGAN PEMBINAAN PENDIDIKAN (SPP) LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM UPAYA MEMPERTAHANKAN MUTU PENDIDIKAN

  • Suardi S
  • Azmi F
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

RINGKASAN - Risiko yang ada merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Salah satu risiko, dalam lembaga pendidikan yang dihadapi adalah kenaikan biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP). Keputusan menaikkan besaran biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) sangat mempengaruhi keputusan siswa dan orang tua siswa dalam memilih sekolah. Jika biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) dinaikkan, maka sekolah berharap akan dapat membiayai lebih banyak program-program unggulan dalam rangka mempertahankan kualitas pendidikan yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sebenarnya manajemen risiko financial pada pelaksanaan program pendidikan di SMA Dharmawangsa Medan khususnya menyangkut biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) adalah sebagai variabel tunggal dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pendekatan kualitatif dipilih karena penelitian yang memiliki maksud untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang dianggap berasal dari biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP). Analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah mengikuti konsep Miles and Huberman, yang mengemukakan bahwa aktivitas dalam analisis kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus pada setiap tahapan penelitian sehingga sampai tuntas. Aktivitas dalam analisis data yaitu data reduction, data display dan conclution drawing/ verification. Kata Kunci: SPP,Mutu,Pendidikan

Cite

CITATION STYLE

APA

Suardi, S., & Azmi, F. (2022). ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA BIAYA SUMBANGAN PEMBINAAN PENDIDIKAN (SPP) LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM UPAYA MEMPERTAHANKAN MUTU PENDIDIKAN. Warta Dharmawangsa, 16(3), 279–285. https://doi.org/10.46576/wdw.v16i3.2223

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free