Dimensi pada Instrumen Lingkungan Pembelajaran Literatur Budaya Gayo: Systematic Literature Riview (SLR)

  • Ahmad N
  • Rahayu W
  • Rahmawati Y
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Lingkungan pembelajaran bukan sekedar melihat aspeng fisik atau ruang saja tetapi juga aspek sosial dan psikologi. Literatur budaya gayo yang merupakan mata kuliah wajib di IAIN Takengon sebagai bagian dari etnopedagogi,  penting untuk memperhatikan lingkungan pembelajarannya agar tujuannya tercapai. Dikarenakan yang mengikuti perkuliahan bukan hanya dari etnis Gayo tetapi juga ada etnis yang lainnya, untuk itu diperlukan penilaian terkait lingkungan pembelajaran etnopedagogi  literatur budaya gayo. Agar tercapai diperlukan instrumen untuk mengukurnya yang didalamnya terdapat dimensi agar dapat dikembangkan pada instrumen yang utuh. Penelitian ini menggunakan metodologi systematic literature riview (SLR) dengan menganalisis isi artikel yang sesuai dengan kata kunci yang diinginkan dari hasil penelitian-penelitian sebelumnya. Didapatkan 13 dimensi pada instrumen lingkungan pembelajaran literatur budaya gayo yaitu membantu/ramah, memahami, menghormati pendapat orang lain, kebebasan siswa, penghormatan keberagaman, keterlibatan siswa, penguatan identitas, pembelajaran kontektual, otoritas guru, integrasi budaya lokal, sumang dan mukemel.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ahmad, N. Q., Rahayu, W., & Rahmawati, Y. (2024). Dimensi pada Instrumen Lingkungan Pembelajaran Literatur Budaya Gayo: Systematic Literature Riview (SLR). Sulawesi Tenggara Educational Journal, 4(3), 129–144. https://doi.org/10.54297/seduj.v4i3.826

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free