Abstract
Tujuan : Tinjauan kepustakaan sistematik ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran stres mental dalam mempengaruhi ketahanan kardiorespirasi pada dewasa. Metode : Pencarian kepustakaan melibatkan dua pusat data yaitu PubMed / PubMed Central (PMC) dan Cochrane. Kepustakaan dengan judul yang sama (duplikat) atau studi yang tidak relevan dieliminasi, serta dilakukan screening abstrak yang dilanjutkan dengan membaca keseluruhan teks kepustakaan untuk memilih jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi. Penilaian kualitas studi menggunakan Central for Evidence- Based Medicine tools (CEBM). Hasil : Berdasarkan prosedur pencarian kepustakaan mengikuti alur prisma flow chart terdapat enam kepustakaan yang sesuai kriteria. tiga kepustakaan mendeskripsikan pengaruh stres mental yang tinggi dapat menyebabkan ketahanan kardiorespirasi lebih rendah, dan dua kepustakaan mendeskripsikan pengaruh stres mental yang lebih rendah dapat menyebabkan ketahanan kardiorespirasi lebih tinggi, dan satu dari enam jurnal menyebutkan stres mental secara signifikan berkorelasi dengan perubahan nilai VO2 max sebagai indikator penilaian ketahanan kardiorespirasi Kesimpulan: Peran stres mental pada ketahanan kardiorespirasi terbagi menjadi dua yaitu dapat positif dan negatif pada ketahanan kardiorespirasi Kata Kunci : Dewasa Muda, Ketahanan Kardiorespirasi, Stres Mental
Cite
CITATION STYLE
Nadya Putri, T., Sudjatmoko, A., & Ambarsarie, R. (2023). PERAN STRES MENTAL DALAM MEMENGARUHI KETAHANAN KARDIORESPIRASI PADA DEWASA MUDA : TINJAUAN KEPUSTAKAAN SISTEMATIS. Jurnal Kedokteran Raflesia, 9(1), 1–12. https://doi.org/10.33369/juke.v9i1.30128
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.