Abstract
Perkembangan Revolusi Industri 4. 0 dan Society 5. 0 telah menyebabkan perubahan besar dalam dunia kerja dan pendidikan di Indonesia. Dalam konteks ini, pendidikan vokasi memiliki peran yang krusial untuk mempersiapkan tenaga kerja yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menilai sistem pendidikan vokasi di SMK dengan menerapkan konsep Link and Match serta pembelajaran yang mendalam dalam kurikulum SMK yang bisa beradaptasi dengan kebutuhan dalam era industri dan masyarakat saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa sistem pendidikan vokasi telah mengalami kemajuan, terlihat dari keselarasan antara kurikulum dan kebutuhan industri yang didukung oleh program Link and Match, meskipun masih ada tantangan di bidang fasilitas, kompetensi pengajar, dan penerapan teknologi yang perlu diperbaiki. Pembelajaran berbasis proyek, magang, dan teaching factory terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan siswa untuk bekerja. Namun, peningkatan kompetensi digital serta soft skills menjadi kebutuhan mendesak agar lulusan dapat bersaing di tingkat global. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kerjasama antara SMK dan industri serta pengembangan berkelanjutan dalam hal sumber daya manusia dan infrastruktur untuk menanggapi perubahan yang terjadi di Industri 4. 0 dan Society 5. 0. Kata Kunci: Pendidikan vokasi, Link and Match, Pembelajaran mendalam, Kurikulum SMK, Society 5.0
Cite
CITATION STYLE
Wulandari, H. T., Susanto, H., Muhibbin, A., & Susilo, A. (2025). Evaluasi Pendidikan Vokasi di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Paedagogie, 20(2), 231–240. https://doi.org/10.31603/paedagogie.v20i2.15010
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.